Chat with us, powered by LiveChat

Pemerintah merampungkan rencana divestasi wajib Vale

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan penambang nikel yang terdaftar secara publik PT Vale Indonesia Tbk (INCO) sedang menyelesaikan penilaian saham perusahaan penambangan nikel yang akan dijual kepada investor Indonesia sebagai bagian dari rencana divestasi wajib.Pemerintah merampungkan rencana

Judi casino – Direktur mineral untuk kementerian, Yunus Saefulhak, mengatakan di Jakarta pada hari Senin bahwa pemerintah dan Vale masih dalam diskusi mengenai biaya modal rata-rata tertimbang produsen nikel (WACC), yang dapat menjadi faktor diskon untuk penilaian sahamnya.

Dia mengatakan WACC tinggi akan menghasilkan diskon yang lebih besar dari penilaian Vale, yang akan menguntungkan pemerintah.

Berdasarkan kontrak kerjanya yang diubah pada tahun 2014, pemilik Vale diharuskan untuk mendivestasikan 40 persen perusahaan kepada pemegang saham Indonesia. Mereka telah menjual 20 persen saham melalui Bursa Efek Indonesia. Batas waktu untuk divestasi 20 persen sisanya adalah Oktober tahun ini.

Menurut peraturan tersebut, pemerintah pusat atau daerah memiliki hak istimewa untuk membeli saham. Jika mereka tidak tertarik, hak untuk membeli saham diberikan kepada perusahaan milik negara dan perusahaan swasta.

Lebih lanjut Yunus mengatakan penilaian didasarkan pada dua skema, yaitu arus kas yang didiskontokan atas keuntungan perusahaan bagi ekonomi selama batas waktu divestasi hingga akhir kontrak penambangannya dan melalui pembandingan data pasar.

“Setiap metode yang kami gunakan harus memprioritaskan bagaimana itu akan menguntungkan negara,” katanya, menambahkan bahwa batas waktu penilaian adalah Agustus.Agen poker online

Kementerian akan menyerahkan evaluasi kepada Kementerian Keuangan dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebelum membuat keputusan akhir tentang apakah negara harus membeli 20 persen saham Vale atau tidak.

Vale, salah satu produsen nikel utama di negara itu, berencana memproduksi antara 70.000 ton dan 72.000 ton matte tahun ini.Pemerintah merampungkan rencana